Strategi Ekonomi Sektor Pertanian Di Tengah Pandemi Covid

Oleh karena itu, bagian kedua buku ini akan mengkaji dampak Covid-19 terhadap pendapatan, pengeluaran dan perilaku masyarakat berbelanja online. Adanya pandemi Covid-19 juga berdampak pada perubahan pola hidup masyarakat sehingga mengharuskan masyarakat untuk mampu beradaptasi dengan kebiasaan baru. Masyarakat harus mampu beradaptasi menjalankan aktivitas regular namun tetap mengimplementasikan prinsip physical distancing dan mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah. Dengan adanya teknologi informasi yang semakin canggih, perubahan dan dampak tersebut dapat dipantau dan diperoleh secara mudah dan hampir real time. Laporan ini memberikan hasil kajian penggunaan huge data untuk mengukur dampak Covid-19 ditengah masa adaptasi kebiasaan baru terhadap tingkat mobilitas masyarakat, jumlah penerbangan komersial domestik maupun internasional dan pola belanja pada marketplace. Ketiga, aktivitas sektor pertanian terutama sektor pertanian tanaman pangan harus diberi ruang untuk tetap aktif berproduksi, dengan batasan-batasan tertentu, di masa restriksi sosial dengan mempertahankan protokok-protokol perlindungan standar Covid-19.

“Semoga Undiksha dapat terus mengembangkan kualitas pendidikan, tak hanya di tingkat regional tapi juga nasional bahkan world. Saya yakin dengan hal ini karena di bawah kepemimpinan Rektor Bapak Prof I Nyoman Jampel, yang didampingi Warek II Bapak Prof Dr Ir I Wayan Lasmawan, dan Ir Warek III Bapak Prof Dr I Nyoman Suastra, Undiksha telah mencapai perkembangan yang sangat pesat,” ujar Dr Aqua. Kurangnya konsistensi dan keadilan penegakan hukum dinilai menjadi pemicu ketidakpercayaan publik pada pemerintah yang akan menghambat penanganan COVID-19. “Dari sisi etika publik jelas sangat mengganggu terlebih negara dalam konsisi krisis kemanusiaan imbas pandemi. Puan jelas tidak dapat dijadikan teladan,” demikian kata Dedi. Dalam menghadapi hambatan tersebut, pemerintah perlu berupaya keras untuk meminimalisasi hoaks agar pelaksanaan percepatan dan pemerataan program vaksinasi di Indonesia dapat berjalan lancar. Pemerintah juga berupaya mengeluarkan bangsa Indonesia dari situasi pandemi Covid-19.

Program PEN itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2020 yang ditetapkan pada tanggal 9 Mei 2020. Dalam PP setebal 24 halaman itu, disebutkan program PEN dilaksanakan melalui empat modalitas dan belanja negara, yaitu penyertaan modal negara , penempatan dana, investasi pemerintah, dan kegiatan penjaminan dengan skema yang ditetapkan oleh pemerintah. Untuk meredam dampak ekonomi Covid-19 seperti disebut di atas, sepanjang tahun 2020, pemerintah telah menerbitkan beragam regulasi dan kebijakan untuk menahan dampak buruk di bidang ekonomi sekaligus mengupayakan pemulihan ekonomi. Ia mendorong masyarakat untuk disiplin mematuhi protokol kesehatan sehingga virus corona bisa dikendalikan, perebakan berkurang dan aktivitas masyarakat pulih kembali. Pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksikan “ambruk” di tahun 2020 sebagai dampak dari pandemi Covid-19.

Banyak yang sedang mengalami krisis pada saat pamdemi

Kawal penggilingan beras di desa, segera jemur gabah untuk persiapan darurat beras, galakkan beli langsung dari petani dan komunitas petani untuk memperpendek rantai distribusi. Jakarta (30/07) – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak akan memastikan pengasuhan anak yang orang tuanya meninggal akibat Covid-19 dapat tetap terjamin. Konsumsi rumah tangga yang sempat Link Kong4D kontraksi 5,5%, sedikit membaik dengan kontraksi sebesar 4%, yang didorong oleh belanja perlindungan sosial. Sementara kelompok menengah atas masih menunda konsumsi, yang menyebabkan masih terjadi kontraksi. Perancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris, Amerika Serikat, Kanada dan banyak negara-negara maju lainnya kini harus menghadapi resesi terburuk sejak beberapa dekade terakhir.

Menurut kedua narasumber, pemerintah harus mengambil langkah dalam mencegah terjadinya krisis pangan. Dimulai dari menyejahterakan petani melalui bantuan dan fasilitas seperti misalnya bantuan relaksasi kredit kepada para petani miskin. Para petani juga sebaiknya dikenalkan dengan teknologi untuk membantu mereka dalam mendistribusikan serta menjaga kestabilan harga produk pangan dimasa pandemi seperti ini. Gatot bahkan menyarankan agar para petani diberi fasilitas berupa teknologi, modal, dan pemasaran melalui program BUMITANI . Pertanian lokal dan lumbung pangan di tiap wilayah harus dihidupkan kembali untuk membangun nasionalisme. Selain itu, pemerintah juga dianggap perlu untuk memetakan potensi-potensi pertanian yang ada, melakukan stabilisasi harga pangan, melakukan konsolidasi terkait lahan pertanian, dan juga membuat regulasi-regulasi yang berkaitan dengan permasalahan pangan yang ada.