Peran Orangtua Menjaga Kesehatan Psychological Anak Muda Selama Pandemi

Mereka tidak akan tantrum atau berdiam secara tiba-tiba tanpa ada alasan yang jelas. Jika anak cenderung memikirkan hal-hal negatif akibat adanya pandemi, bantu mereka untuk berpikir lebih optimistis. Berikan pengertian kepada mereka, meskipun hal buruk terjadi, namun belum tentu apa yang mereka pikirkan itu benar dan ajak selalu anak untuk Judi Slot Online tetap bersama-sama agar hal-hal buruk tersebut tidak terjadi. “Karena biaya kuliah sangat mahal, ada tekanan lain dari keluarga untuk mengatasi masalah biaya tersebut. Orang tua berpikir anak mereka harus mengikuti kelas percepatan untuk bisa mendapatkan beasiswa. Namun, logika berpikir ini membuat anak-anak tertekan,” kata Clauss-Ehlers.

Kesehatan mental anak adalah hal yang penting

Masyarakat yang memiliki usaha kecil diajarkan untuk meningkatkan kebiasaan menabung dan berbelanja dengan bijak. Orang yang ambisius dalam hidup cenderung gampang cemburu ketimbang orang yang santai menjalani hidup. Untuk mengurangi ketidakpercayaan diri semacam itu, Papadopoulos menyarankan orangtua untuk mendorong anaknya bermain permainan tradisional luar ruang, seperti “tak jongkok”, “engklek”, “petak umpet”, “galasin”, dan sebagainya. Orang tua cenderung membanding-bandingkan seorang anak dengan kakak, adik, atau saudaranya yang lain dengan tujuan untuk membuat anak melakukan sesuatu hal yang sesuai dengan harapan mereka. Bila hal ini dilakukan terus menerus akan membuat jalinan persaudaraan menjadi lebih kompetitif sehingga tanpa sadar mereka bersaing satu dengan yang lain serta dapat menurunkan kelekatan antar saudara.

Orang tua menetapkan standar yang tinggi dan anak diminta untuk melakukan sesuatu hal sebagai kompensasi bahwa hal tersebut dahulu tidak bisa mereka lakukan. Selain itu, orang tua juga biasanya menuntut anak untuk dapat langsung berhasil dalam melakukan sesuatu hal. Bila anak kurang mampu mencapai sesuatu hal sesuai standar yang ditetapkan maka biasanya anak akan langsung disalahkan.

Cobalah tarik napas dalam sebanyak enam kali untuk menenangkan diri setiap kali kamu merasa cemas. Dalam hal ini, kamu bisa melakukan hobi di sela waktu yang senggang, seperti bikin kue, berkebun, bikin kerajinan tangan, merawat hewan peliharaan, olahraga, main musik, baca buku, dan lain sebagainya. Kamu juga bisa nonton movie collection, mendengarkan rekaman podcast, atau siaranstreamingdari tokoh-tokoh inspiratif dunia. Cari tahu berbagai cara untuk menjaga dan merawat diri ketika kamu banyak menghabiskan waktu di rumah.

Ditambah dengan banyaknya informasi yang tidak jelas kebenarannya, membuat banyak orang mengalami rasa kecemasan. Potret Perubahan Tubuh Marshanda (Instagram/@marshanda99)Artis-artis ini tidak takut untuk di-judge oleh banyak orang karena sudah semestinya masyarakat perlu sadar akan kesehatan psychological. WHO menyelenggarakan acara di tingkat internasional, regional, dan lokal pada hari ini tergantung temanya.

Jakarta – Psikolog klinis Rena Masri S.Psi, M.Psi mengatakan banyak masyarakat yang sering salah kaprah dengan masalah kesehatan mental, bahkan banyak yang mengkaitkannya dengan religiusitas. Psikolog klinis Annelia Sari Sani mengatakan bahwa penting untuk terus-menerus mendidik orang-orang di Indonesia tentang kesehatan mental karena di antara sebagian besar komunitas di negara tersebut stigma masih menempel pada mereka yang menderita sakit jiwa. Paudpedia—Anak-anak usia dini bisa dikatakan yang paling rentan untuk stress menghadapi situasi pandemic Covid-19 ini.