Seluruh Gerai Big Tutup Juli, Apakah Ada Diskon?

Lonjakan penularan Covid-19 di Indonesia menggulung banyak sektor di Tanah Air, termasuk peritelan nasional. Giant sendiri menyiasati hal itu dengan upaya koloboratif dengan induk pengelola yang meleburnya dalam satu segmentasi pasar. Sebelumnya, Presiden Direktur Hero Supermarket Ingemar Patrick Lindvall memaparkan, perseroan akan terus memantau kinerja IKEA secara ketat juga melakukan investasi secara bijaksana agar laba bersish dari lini bisnis ini tetap terjaga. JAKARTA, KRJOGJA.com – Gerai Giant Ekspres Mampang Prapatan resmi ditutup pada hari ini. Penutupan juga dilakukan pada gerai lainnya di Giant Ekspres Cinere Mall, Giant Ekspres Pondok Timur, Giant Ekstra Wisma Asri, Giant Ekstra Jatimakmur, dan Giant Ekstra Mitra 10 Cibubur. Sedangkan Giant Ekspres merupakan toko dengan format Supermarket milik HERO Group.

Monetisasi aset ini akan memungkinkan HERO menghasilkan modal untuk mendanai investasi dalam inisiatif pertumbuhan. Kendati harus tutup, para karyawan mengaku tetap semangat untuk menjalani keputusan tersebut pasalnya kehidupan masih harus tetap berjalan. Papan pengumuman diskon yang dipajang di supermarket Giant Kalibata yang akan tutup di, Jakarta, Senin, 8 Maret 2021. Pertamina menggandeng Alfamart mengembangkan bisnis Bright Store di SPBU di luar pulau Jawa. “Keunggulan kompetitif minimarket dalam hal daya tawar yang kuat dengan pemasok dan kedekatan dengan pembeli akan menyulitkan operator hypermarket untuk memperluas kehadirannya, meskipun persaingan di ruang hypermarket berkurang,” tulis Fitch Ratings. Hypermart yang dikelola oleh MPPA juga akan mengalami kesulitan untuk memperluas gerainya secara signifikan, karena pendapatannya menurun sebesar 22% selama tahun 2020 dan terus mengalami kerugian operasional.

Head of Corporate & Consumer Affairs Hero Supermarket Diky Risbianto mengatakan penyebab penutupan gerai tersebut adalah persaingan industri ritel beberapa tahun terakhir, serta pembatasan yang diberlakukan akibat pandemi covid-19. Akan mengubah hingga lima gerai Giant menjadi IKEA, yang diharapkan dapat menambah aksesibilitas bagi pelanggan. Juga sedang mempertimbangkan untuk mengubah sejumlah gerai Giant menjadi gerai Hero Supermarket. Jakarta, IDN Times – Perusahaan ritel multiformat PT Hero Supermarket Tbk. Hero berkomitmen untuk melakukan investasi lebih lanjut dalam pengembangan format bisnis kesehatan dan kecantikan di Indonesia lewat Guardian. Penjualan lini bisnis makanan turun 5 persen menjadi Rp2,34 miliar yang dipengaruhi oleh peluncuran rencana konsolidasi toko untuk meningkatkan produktivitas dan profitabilitas dari waktu ke waktu.

Dengan demikian tahun ini, Hero Supermarket akan memiliki four gerai IKEA termasuk yang berlokasi di Alam Sutera, Tangerang dan Sentul City, Bogor, Jawa Barat. Gerai baru IKEA yang bakal dibuka berlokasi di Bandung dan Jakarta Timur ini diharapkan dapat meningkatkan kontribusi terhadap perseroan di tahun 2021. “Kinerja penjualan secara daring/online IKEA menunjukan pertumbuhan yang signifikan, apabila dibandingkan dengan semester pertama di awal tahun 2020,” kata dia. “Perubahan ini penting untuk memastikan bahwa kami dapat terus menawarkan pelanggan kami toko yang dapat mereka percaya dari segi nilai kualitas dan layanan yang layak mereka dapatkan,” ujarnya. Pintu masuknya hanya dibuka setengah, bahkan ada beberapa pengunjung tidak tahu Giant Mampang sudah tutup.

Hingga saat berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Grup Hero sebagai induk dari Giant. Katadata.co.id telah mencoba menghubungi Corporate Affairs GM Hero Supermarket Tony Mampuk, namun belum ada respons. Adapun sebelumnya, alasan perusahaan melakukan penutupan untuk menjaga bisnis tetap berkelanjutan.

Supermarket Giant tutup toko

“Saat ini kami telah memutuskan untuk melakukan penutupan toko dengan format hypermarket di dalam mal, dalam hal ini yaitu Giant Margo City,” katanya, saat dikonfirmasi VOI, Selasa, 2 Februari. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Hero Supermarket Tbk akan memfokuskan investasi untuk mengembangkan IKEA, Guardian, dan Hero Supermarket. Ketiga bisnis ritel tersebut dinilai memiliki potensi pertumbuhan lebih baik dibandingkan Giant. Diky mengatakan perusahaan sudah melakukan peninjauan strategis perusahaan, hasilnya pola belanja konsumen sudah beralih dari format hypermarket macam Giant.

Merek IKEA, Guardian, dan Hero Supermarket dinilai memiliki potensi pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan Giant. Presiden Direktur Hero Supermarket Patrik Lindvall mengatakan hal itu menindaklanjuti strategi atas seluruh lini bisnis perseroan. “Kecantikan dan kesehatan melalui Guardian, serta pasar premium untuk kebutuhan sehari-hari melalui Hero Supermarket,” lanjutnya. Menyusul pengumuman perubahan pendekatan strategis PT Hero, Perseroan bermaksud untuk mengubah beberapa toko Giant menjadi IKEA dan Hero Supermarket.

Bahkan penutupan sudah pernah terjadi jauh sebelum pandemi COVID-19 hadir di Tanah Air. Sebelumnya, perseroan memperoleh pinjaman sebesar Rp 775 miliar dari The Dairy Farm Company Limited. “Saat ini, fasilitas ini belum digunakan dan perseroan memiliki hak untuk memanfaatkan fasilitas pinjaman ini jika diperlukan,” tutur Hadrianus. Strategi yang diambil HERO untuk mengesampingkan fokusnya dari Giant akan memungkinkan Perseroan untuk memfokuskan sumber daya dan modalnya ke IKEA, Guardian, dan Hero Supermarket dan mendukung perusahaan dalam beradaptasi dengan perubahan kondisi pasar. “Peningkatan fokus akan mendukung percepatan pertumbuhan dalam ketiga bidang bisnis utama tersebut,” kata Hadrianus. Direktur Perseroan, Hadrianus Wahyu Trikusumo, mengatakan Perseroan akan fokus pada investasi dalam pertumbuhan toko di bisnis IKEA dan Guardian.

Termasuk menurunnya popularitas format hypermarket dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia. Menurut dia, perubahan strategi ini merupakan respons cepat dan tepat yang diperlukan perusahaan untuk beradaptasi terhadap dinamika pasar. Terlebih, konsumen Indonesia telah beralih dari format hypermarket dalam beberapa tahun terakhir, sebuah tren yang juga terlihat di pasar world. Penutupan Giant juga merupakan bentuk adaptasi Hero Group terhadap dinamika pasar dan tren pelanggan yang terus berubah.

Sementara di lantai dua banyak dipasang banner diskon dengan angka 30 persen serta tulisan “Semua Harus Terjual Sampai Habis”. Antrean panjang dari konsumen yang berbelanja juga terlihat mengular sebab hanya ada beberapa kasir yang dibuka untuk melayani konsumen. Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Setelah KKG628 Slot menutup tiga gerainya di Kedamaian, Kemiling dan Metro, kini giliran Giant Antasari yang dikabarkan akan berhenti beroperasi. Isu tersebut berkembang menyusul banyaknya banner diskon bertuliskan “Semua Harus Terjual Sampai Habis” yang dipasang di sekeliling pagar pusat perbelanjaan tersebut.